100 Hari Kerja, Menhan Prabowo Diminta Alumni ITB Bisa Bubarkan Ormas Radikal FPI


Presiden Jokowidodo akhirnya memutuskan memilih Prabowo Subiyanto sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) RI dalam kabinet keduanya.

Untuk itu , Ketua Ikatan Alumni ITB Teknik Industri, Ir. Made Dana Tangkas mengutarakan pihaknya meminta agar 100 hari kerja Bapak Prabowo selaku Menhan mampu tegas membersihkan atau membubarkan ormas ormas radikal , seperti Ormas radikal Front Pembela Islam (FPI).

“Ini menjadi langkah yang tepat bagi Presiden Jokowi menunjuk Pak Prabowo menjadi Menhan dalam kabinetnya guna memberantas tegas ormas ormas radikal yang selama ini bernaung dibelakang koalisi Prabowo Sandi dalam Pilpres 2019 lalu,” ujarnya.

” 100 hari kerja Pak Prabowo sebagai Menhan diharapkan mampu membubarkan ormas radikal FPI, guna membuat situasi nasional aman dan nyaman, ” sambungnya.

Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI) ini menjelaskan mengenai alasan kenapa FPI harus dibubarkan segera oleh Pak Prabowo sebagai Menhan.

” Langkah awal yang dilakukan pemerintahan Jokowi Maaruf sebelum memasuki fokus kerja utamanya, yakni membersihkan sampah sampah di tanah air yang selama ini kerap menjadi biang kerusuhan politik nasional,” ungkapnya

“Mengenai catatan hitam dari ormas radikal FPI bagi kami dari Alumni ITB, kemungkinan tidak perlu dijelaskan lagi, karena publik sudah mengetahuinya,” terangnya.

Seperti diketahui, Izin ormas FPI ini telah habis masa berlakunya sejak 20 Juni 2019, dan hingga kini Pemerintah belum berani mengeluarkan pernyataan tegas akan pembubaran ormas tersebut.

Sedangkan update terakhir disebutkan Presiden Jokowidodo membuka kemungkinan tidak memperpanjang surat keterangan terdaftar (SKT) bagi organisasi kemasyarakatan Front Pembela Islam atau FPI.

Sumber: tangkasnews

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

+ Follow
Join on this site

with Google Friend Connect