Pedagang Kerak Belor Ini Pernah di Berangkatkan Ahok ke Maroko dan Dikasi Uang Makan 1 Juta Per Hari


Mantan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mendatangi Lapangan Banteng untuk pertama kalinya usai revitalisasi.

Ahok mengagumi wajah baru Lapangan Banteng hingga dicurhati pedagang kerak telor.

Momen itu diabadikan lewat vlog Ahok yang diunggah di akun Youtube Panggil Saya BTP, Selasa (9/7/2019).

Sambil melihat-lihat wajah baru Lapangan Banteng, Ahok diajak foto dan menyalami warga di sana.

"Lihat Lapangan Banteng, sambil sudah lama nggak bawa mobil. Sama Nicho (Nicholas Sean, putra sulung Ahok)," kata Ahok di awal vlognya.

Ahok pun mengungkapkan kekagumannya akan Lapangan Banteng hasil revitalisasi.

Dia menyebut revitalisasi ini terwujud lewat biaya kompensasi koefisien lantai bangunan (KLB).

"Sudah bagus. Dulu ini pakai biaya kompensasi dari pengembang, KLB itu," ujarnya.

Dengan adanya revitalisasi, Patung Pembebasan Irian Barat jadi lebih terlihat.

Menurut Ahok, sebelumnya orang kurang menyadari keberadaan patung itu karena terkesan kumuh.

Dia juga sempat memperhatikan pernyataan Sukarno soal Irian Barat yang terpatri di Lapangan Banteng.

Ahok menilai ada semangat yang bisa ditiru anak muda sekarang.

"Semangat ini, mempertahankan NKRI ini harus ada. Nggak ada sejengkal tanah pun boleh diambil orang. Kita mesti ngelawan. Kalau ambil pasti kita sikat," ungkapnya.

Dalam vlog tersebut, terlihat pula ada seorang pedagang kerak telor yang menemui Ahok.

Pedagang kerak telor itu pernah diberangkatkan ke Maroko saat era Ahok memimpin Pemprov DKI.

"Waktu jaman Pak Ahok jadi gubernur, saya pernah diberangkatkan ke Maroko. Berangkat dagang ke Maroko. Dapat uang makan Rp 1 juta per hari, tiket pesawat," kata pedagang itu.

Dia mengaku sudah berdagang kerak telor di Lapangan Banteng sejak 1977.

Saat era Ahok, dia pernah berjualan di Balai Kota. Namun, kini tidak lagi.

"Tahun 1977 saya di Lapangan Banteng. Nggak ada perhatian dari pemerintah. Jaman bapak, saya bisa jualan di Balai Kota, sekarang nggak bisa lagi," curhatnya.

Ahok dan pedagang kerak telor itu sempat berbincang lalu pedagang itu memberikan 2 kerak telor untuk Ahok.

Ahok pun menyarankan agar Lapangan Banteng menyediakan spot tertentu untuk pedagang.

"Ramai-ramai saja buat surat, supaya sediain beberapa titik. Di luar negeri, ada beberapa titik untuk tempat dagang," ucap Ahok.

Selain bertemu pedagang tersebut, Ahok juga meninjau RPTRA di Lapangan Banteng.

Dia menyalami dan berbincang dengan warga yang menyapanya.

Sumber: detik.com

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

+ Follow
Join on this site

with Google Friend Connect