Faldo Maldini Ragu Prabowo Bisa Menangi Sengketa Pemilu Karena Tidak Bisa Buktikan C1 Di MK


Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PAN Faldo Maldini buka-bukaan soal posisi PAN di pengugatan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto – Sandiaga Uno di Mahkamah Konstitusi (MK).

Faldo menyebut jika pihak 02 tidak bisa membuktikan C1 di MK maka pembuktian kecurangan itu akan sangat mustahil dilakukan.

Awalnya Faldo menjelaskan posisi PAN saat ini di Pilpres 2019. Menurutnya, PAN sangat komitmen menemani dan berjuang dengan koalisi Prabowo-Sandi hingga 22 Mei 2019.

“Dan komit ini kita benar-benar komit, kita tarung sampai habis,” ungkap Faldo dalam video Youtubenya yang diunggah Jumat (24/5/2019).

Namun, jelas Faldo nyatanya, Prabowo mengulangi kesalahan di Pilpres 2014 saat Ketum Gerindra tersebut maju membawa Cawapres dari PAN Hatta Rajassa.

Saat itu jelas Faldo, Prabowo juga membawa hasil penghitungan KPU ke MK. Namun yang terjadi, karena Prabowo dan Hatta Rajasa tidak memiliki bukti yang kuat maka penggugatan tersebut dimentahkan oleh KPU.

“Lo gak punya bukti yang kuat insyaallah gak akan berhasil palingan kasih rekomendasi untuk pemilu selanjutnya,” ungkap Faldo.

Faldo mengakui jika Prabowo-Sandi tidak memiliki C1 ataupun saksi yang kuat untuk menggugat KPU ke MK. Hal ini diketahuinya dari anggota BPN lain di PKS.

“Kalau ada silakan BPN sampaikan itu kasian masyarakat dalam ketidakpastian seperti sekarang,” jelasnya.

Ia sepakat jika kebenaran harus diperjuangkan. Namun jelas Faldo, jangan sampai cara-cara untuk memperjuangkannya malah melanggar UU, misalnya saja dengan mendelegitimasi KPU.

“Kita dari PAN tidak akan pernah sepakat untuk itu,” tegasnya.

Baginya saksi dan C1 merupakan kunci dari kemenangan sengketa Pemilu di MK. Ia juga meyakini Ketua Umumnya Zulkifli Hasan sudah mengukur hal tersebut.

Oleh karenanya, Faldo meminta semua pihak untuk segera mengikhlaskan hal tersebut. Terpenting kata Faldo semua itu harus dijadikan pelajaran untuk semua pihak.

“Karena kalau pertarungan ini jika dilanjutkan kemungkinan mentahnya besar guys, jadi let’s move on, dan belajar dari kesalahan,” ajaknya.

Faldo juga mengingatkan bahwa persatuan bangsa haruslah di atas segalanya.

“Terlalu besar dalam hitungannya harga yang harus dibayarkan untuk sebuah perpecahan hanya karena proses Pemilu di Indonesia,” ujarnya.

Diketahui pada Kamis kemarin, Prabowo-Sandi resmi menggugat hasil Pemilu ke MK. Mereka mengkaim jika ada kecurangan dalam proses Pilpres 2019 lalu.

Sumber : Tribunnews.Com

Share this

Berlangganan via email

Related Posts

Previous
Next Post »

+ Follow
Join on this site

with Google Friend Connect